Keping Darah (Trombosit)

Pernahkah bagian tubuh kalian terluka dan mengeluarkan darah?

Apakah darah tersebut keluar terus menerus? Tentu tidak bukan. Beberapa waktu setelah darah kaluar, maka darah tersebut akan berhenti keluar.

Tahukah kamu mengapa darah dari lukamu berhenti keluar? Darah dari lukamu berhenti keluar, karena dalam darahmu terdapat Keping Darah (Trombosit) yang berfungsi dalam proses pembekuan darah.

Keping darah (trombosit) merupakan bagian darah yang berukuran paling kecil dan memiliki bentuk bulat atau oval. Jumlah trombosit di dalam tubuh berkiasar antara 200.000 samapai 500.000 sel per mm² darah. Trombosit dibuat di dalam sumsum tulang khusus yang disebut megakarosit.

Darah-trombosit

Gambar : Keping Darah

Trombosit berperan dalam pembekuan darah saat terjadi luka pada tubuh, yaitu dengan cara membentuk jaringan penutup kebocoran dan melakukan perbaikan terhadap jaringan yang rusak pada pembuluh darah.

Proses pembekuan darah terjadi ketika pada permukaan jaringan tubuh yang luka trobosit pecah sehingga membebaskan enzim trombokinase. Enzim ini bersama ion kalsium dan vitamin K akan bereaksi dengan protombin untuk menghasilkan trombin. Selanjutnya, trombin akan bereaksi dengan fibrinogen untuk menghasilkan fibrin (suatu anyaman serat-sarat protein).

Previous  Next

Home

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s